0XVOkzIOMuVO2ISulfVeSoRy4XR0Z5HcQhXOZ6RK

Ruang Lingkup Biologi

Hai sobat nimu! Kali ini kita akan membahas bab pertama kelas 10 loh. Kalian tau ga mempelajari tentang apa sobat? Iya kalian benar, kita akan mempelajari tentang ruang lingkup biologi. Kalian sudah tau belum sih apa itu biologi sebenarnya?


1. Ilmu Biologi

Biologi merupakan ilmu yang mempelajari segala aspek kehidupan di jagat raya ini. Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu bios yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu.

Definisi Ilmu Biologi
Jadi ilmu biologi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makhluk hidup. Selain itu seperti organisme, evolusi, persebaran, dan taksonomi juga termasuk di dalam ilmu biologi loh.

Biologi bisa dikatakan sebagai ilmu karena mempunyai ilmu sebagai berikut:

  • Memiliki objek kajian yang konkret, objek tersebut dibedakan menjadi 2 yaitu objek material dan objek formal. Objek material merupakan objek yang dibahas sedangkan objek formal cara memandang objeknya. Objek material dalam biologi ada makhluk hidup, dan objek formalnya berupa struktur, fungsi, dan interaksi dari makhluk hidup tersebut
  • Biologi dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris, yaitu pengalaman nyata yang dapat dilakukan setiap orang
  • Menggunakan cara berpikir yang logis, yaitu cara berpikir yang menggunakan logika
  • Sistematis, yaitu menggunakan langkah-langkah yang urut dan baku. Dikenal sebagai metode ilmiah
  • Kajiannya bersifat objektif, yaitu hasil kajian tidak terpengaruhi oleh pandangan atau pendapat dan selalu memihak kebenaran ilmiah.
  • Hasil kajiannya bersifat universal,yaitu ketentuan yang berlaku umum. Di manapun dan siapapun boleh diberlakukan dan hasilnya akan sama. Sebagai contohnya hukum mendel

Ilmu biologi juga mempunyai struktur keilmuan yang didasarkan oleh tim BSCS (biological science curriculum study) (Mayer, 1978).

Ilmu Biologi


seperti gambar diatas ilmu biologi dipelajari dari 3 sudut pandang, yaitu: ragam persoalan biologi, objek biologi, dan tingkat organisasi kehidupan. Sudut pandang ini kita pelajari bersama menjadi satu kesatuan.


Pada abad sekarang perkembangan biologi sangat meningkat pesat. Bayi tabung, cangkok embrio, cangkok gen, dan lainnya, itu semua bagian dari perkembangan ilmu biologi. Banyaknya permasalahan dan kebutuhan hidup membuat manusia menciptakan teknologi yang selalu terbarukan.


Wah sepertinya kalau mempelajari ilmu biologi tidak akan habisnya ya, oh iya sobat kalian pasti juga tahu kan kalau ilmu biologi ini bersifat elastis jadi terus berkembang mengikuti zaman. Jadi sudah pasti banyak ilmu-ilmu baru dalam biologi, dan kebenaran ilmiah dalam objek kajian biologi juga berubah mengikuti perkembangan zaman.


2. Cabang-Cabang Ilmu Biologi

Seperti yang kita ketahui, ilmu biologi adalah ilmu yang mempelajari makhluk hidup. Makhluk hidup di bumi terdiri dari berbagai macam cakupan dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga memiliki cabang ilmunya masing-masing agar lebih spesifik untuk dipelajari.

Nah, oleh karena itu, kali ini kita akan membahas mengenai berbagai macam cabang-cabang ilmu biologi yang berguna untuk meningkatkan wawasan kalian.

Cabang-cabang Ilmu Biologi
Keterangan Nama Cabang
Ilmu yang mempelajari tentang budidaya tanaman.
Agronomi
Ilmu yang mempelajari struktur internal makhluk hidup. Anatomi
Ilmu yang mempelajari sistem reproduksi pria. Andrologi
Ilmu yang mempelajari asal usul, evolusi, dan masa depan kehidupan di alam semesta. Astrobiologi
Ilmu yang mempelajari bakteri. Bakteriologi
Ilmu yang mempelajari pemanfaatan teknologi informasi untuk mempelajari dan menyimpan data biologi. Bioinformatika
Ilmu yang mempelajari proses evolusi, asal-usul dan keturunan jenis-jenis makhluk hidup sepanjang waktu. Biologi evolusioner
Ilmu yang mempelajari ekosistem, tumbuhan, dan hewan laut. Biologi kelautan
Ilmu yang mempelajari biologi pada tingkat molekul. Biologi molekuler
Ilmu yang mempelajari konstruksi biologi yang tidak ditemukan di alam. Biologi sintetis
Ilmu yang mempelajari pemodelan komputer dari sistem biologi. Biologi sistem
Ilmu yang mempelajari pemodelan matematika untuk fenomena biologi. Biologi teoritis
Ilmu yang mempelajari penggunaan penerapan proses biologi secara terpadu yang meliputi proses biokimia, mikrobiologi, rekayasa kimia untuk bahan pangan dan peningkatan kesejahteraan manusia. Bioteknologi
Ilmu yang mempelajari distribusi (agihan, penyebaran) spesies di muka bumi, termasuk sejarahnya. Biogeografi
Ilmu yang mempelajari proses biologi melalui metode yang digunakan dalam ilmu fisika. Biofisika
Ilmu yang mempelajari reaksi kimia dalam makhluk hidup, terutama dalam tingkat sel. Biokimia
Ilmu yang mempelajari aplikasi mekanika kuantum dan kimia teoritis pada objek dan permasalahan biologi. Biologi kuantum
Ilmu yang mempelajari tumbuhan. Botani
Ilmu yang mempelajari lumut. Briologi
Ilmu yang mempelajari pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya. Dendrologi
Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekologi
Ilmu yang mempelajari perkembangan embrio. Embriologi
Ilmu yang mempelajari serangga. Entomologi
Ilmu yang mempelajari enzim. Enzimologi
Ilmu yang mempelajari perubahan struktur tubuh makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam jangka panjang. Evolusi
Ilmu yang mempelajari penularan penyakit. Epidemiologi
Ilmu yang mempelajari hukum-hukum pewarisan sifat. Eugenetika
Ilmu yang mempelajari hormon. Endokrinologi
Ilmu yang mempelajari bagaimana makhluk hidup diperlakukan atau digunakan oleh kebudayaan manusia. Etnobiologi
Ilmu yang mempelajari alga/ganggang. Fikologi
Ilmu yang mempelajari faal/fungsi kerja tubuh. Fisiologi
Ilmu yang mempelajari pengobatan terhadap penderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot. Fisioterapi
Ilmu yang mempelajari obat-obatan. Farmakologi
Ilmu yang mempelajari perkembangan makhluk hidup. Filogeni
Ilmu yang mempelajari interaksi cahaya dan organisme hidup. Fotobiologi
Ilmu yang mempelajari pewarisan sifat. Genetika
Ilmu yang mempelajari proses penuaan pada manusia. Gerontologi
Ilmu yang mempelajari jaringan tubuh tumbuhan dan hewan. Histologi
Ilmu yang mempelajari darah. Hematologi
Ilmu yang mempelajari pemeliharaan kesehatan makhluk hidup. Higiene
Ilmu yang mempelajari peri kehidupan hewan melata, yakni jenis-jenis reptilia dan amfibia. Herpetologi
Ilmu yang mempelajari sistem saraf Ilmu saraf
Ilmu yang mempelajari sistem kekebalan (imun) tubuh. Imunologi
Ilmu yang mempelajari ikan. Iktiologi
Ilmu yang mempelajari jantung dan pembuluh darah. Kardiologi
Ilmu yang mempelajari krustasea (udang-udangan dan kepiting). Karsinologi
Ilmu yang mempelajari perairan darat. Limnologi
Ilmu yang mempelajari mamalia. Mamalogi
Ilmu yang mempelajari jamur. Mikologi
Ilmu yang mempelajari mikroorganisme. Mikrobiologi
Ilmu yang mempelajari moluska. Malakologi
Ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme. Morfologi
Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem saraf. Neurologi
Ilmu yang mempelajari nematoda (cacing). Nematologi
Ilmu yang mempelajari perkembangan sistem saraf dalam tingkat molekul. Neurofisika
Ilmu yang mempelajari organ tubuh. Organologi
Ilmu yang mempelajari penyakit kanker dan cara pencegahannya. Onkologi
Ilmu yang mempelajari perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa. Ontogeni
Ilmu yang mempelajari burung. Ornitologi
Ilmu yang mempelajari tulang. Osteologi
Ilmu yang mempelajari penyakit dan pengaruhnya bagi manusia. Patologi
Ilmu yang mempelajari fosil dan kaitannya dengan sejarah bumi. Palaentologi
Ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau. Paleobotani
Ilmu yang mempelajari hewan purba. Paleozoologi
Ilmu yang mempelajari makhluk parasit. Parasitologi
Ilmu yang mempelajari protozoa. Protozoologi
Ilmu yang mempelajari primata. Primatologi
Ilmu yang mempelajari paru-paru. Pulmonologi
Ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik. Radiologi
Ilmu yang mempelajari manipulasi sifat genetik. Rekayasa genetika
Ilmu yang mempelajari kesehatan lingkungan. Sanitasi
Ilmu yang mempelajari sel. Sitologi
Ilmu yang mempelajari penggolongan makhluk hidup. Taksonomi
Ilmu yang mempelajari cacat janin dalam kandungan. Teratologi
Ilmu yang mempelajari virus. Virologi
Ilmu yang mempelajari mekanika dan dinamika interaksi antara virus dan sel. Virofisika
Ilmu yang mempelajari hewan. Zoologi


3. Metode Ilmiah


Definisi Metode Ilmiah
Metode Ilmiah adalah suatu cara secara sistematis untuk memecahkan masalah. Yang dimaksud memecahkan masalah disini adalah menemukan inovasi baru atau mengembangan inovasi dengan cara penelitian secara sistematis.

Berikut langkah-langkah dalam metode ilmiah adalah sebagai berikut:

  1. Menemukan dan Merumuskan Masalah
    Nah sobat nimu, ini adalah langkah awal untuk metode ilmiah agar dapat menemukan masalah kita harus lebih peka terhadap lingkungan kita. Mungkin dengan cara memperhatikan lingkungan sekitar kita, kita akan mendapatkan ide.
    ide baru.

    NOTE:
    Cara menemukan dan merumuskan masalah dengan bentuk kalimat tanya, ringkas, jelas dan bermakna dalam menjuruskannya ke masalah tersebut

    Contoh:
    • Adakah pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dari objek penelitian.

  2. Mengumpulkan Informasi (data-data fakta pendukung)
    Disini sobat nimu, kita akan mencari atau mengumpulkan data-data pendukung yang sesuai fakta untuk dapat memecahkan masalah tersebut.

    Contoh untuk mengumpulkan informasi:
    • Dengan cara meneliti inovasi tersebut.
    • Membaca buku atau jurnal yang ada kaitan tentang inovasi kalian.
    • Mewawancarai pihak-pihak yang ada kaitannya dalam inovasi kalian atau menanyakan bagaimana menurut pandangan pihak tersebut terhadap inovasi kalian.


    NOTE:
    Jika informasi tersebut sobat nimu merasa sudah cukup, maka selanjutnya kalian jadikan informasi yang penting untuk dijadikan landasan teori atau kerangka pikiran kalian ya, sobat nimu!!

  3. Menyusun Hipotesis (dugaan sementara)
    Sobat nimu tau nggak dengan Hipotesis? Nih nimu akan ngasih tau kalian bahwa Hipotesis adalah jawaban atau dugaan sementara terhadap suatu masalah inovasi kalian.Ada 2 macam Hipotesis, yaitu:

    • Hipotesis Nol (H0)
      Adalah dugaan sementara yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.

    • Hipotesis Kerja (H1)
      Adalah dugaan sementara yang menyatakan bahwa ada pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.

  4. Melakukan Percobaan (eksperimen) untuk Menguji Kebenaran Hipotesis

    1. Tahap Persiapan Percobaan
      1. Menentukan Alat dan Bahan yang Dibutuhkan dalam Percobaan
      2. Menyusun Cara Kerja dengan jelas 
      3. Penjabaran Variabel
      4. Menentukan Waktu Percobaan
      5. 
      Uji Coba Model Percobaan

    2. Tahap Perlakuan Percobaan
      Dalam percobaan ini sobat nimu, ada 2 kelompok yaitu:
      1. Kelompok yang tidak diberikan perlakuan (kelompok kontrol)
      2. 
      Kelompok yang diberikan perlakuan (eksperimen)

    NOTE:
    Ada data kualitatif (tulisan) dan data kuantitatif (angka)

  5. Mengolah Hasil Percobaan (analisis data)
    Nah disini sobat nimu, Mengelola hasil percobaan bisa dari perhitungan statistik atau pengerjaan menggunakan laptop. Hasil analisis data kualitatif dan data kuantitatif kemudian digunakan untuk menjawab hipotesis yang pernah diajukan dan sebagai dasar untuk menarik kesimpulan.

  6. Membuat Kesimpulan
    Bagaimana cara membuat kesimpulan? Menurut sobat nimu gimana tuh cara dapetin kesimpulan dari inovasi yang sudah dibuat? Simak dan pahami ini ya, sobat nimu! Data Hasil Percobaan tadi bisa jadi landasan untuk kesimpulan sobat nimu dan juga kesimpulan ini bisa dari hipotesis tadi, apakah hipotesis itu benar atau salah. Jika benar sesuai dengan hasil akhir percobaan, maka diterima hipotesis tadi untuk dijadikan kesimpulan sedangkan hipotesis yang salah dugaannya maka hipotesis tersebut ditolak dan tidak bisa dijadikan kesimpulan akhir.

  7. Mempublikasikan Hasil Penelitian
    Hasil Penelitian yang sobat nimu inovasikan nanti bisa dapat dipublikasikan kepada orang lain dengan cara dalam bentuk laporan tertulis atau melalui forum diskusi dan seminar.

    Prosedur penulisan laporan penelitian dalam bentuk makalah:
    1. Judul
    2. Abstrak
    3. Prakata
    4. Daftar Isi
    5. Pendahuluan
    6. Kerangka Teori dan Pengajuan Hipotesis
    7. Metodologi Penelitian
    8. Pembahasan
    9. Kesimpulan dan Saran
    10. Daftar Pustaka
    11. Lampiran

    4. Peranan Ilmu Biologi dalam Kehidupan

    Peranan biologi dalam kehidupan umumnya dapat mengarah kepada dua hal, yaitu yang bernilai positif (pemberdayaan/pemanfaatan) dan juga bisa bernilai negatif. Untuk yang bernilai positif ini dapat meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Beberapa peranan dan pemanfaatan ilmu biologi beserta cabang ilmunya dalam kehidupan, yaitu:

    1. Sumber Pangan
      Dapat berupa pengelolaan makhluk hidup dalam bidang pertanian, perkebunan dan peternakan. Seperti, perkawinan silang pada tumbuhan dapat menghasilkan produksi buah lebih banyak. Pembiakan bibit unggul dengan teknik kultur sel atau jaringan dapat menghasilkan bibit unggul sesuai dengan keinginan dalam jumlah besar.

    2. Sumber Kesehatan
      Dapat berupa pembentukan vaksin oleh mikroorganis, teknik bayi tabung untuk membantu mendapatkan keturunan bagi pasangan yang kurang subur, dan perkembangan teknik-teknik kedokteran. Seperti, penemuan beberapa vaksin yang dipakai untuk menambah kekebalan tubuh terhadap beberapa penyakit (imunologi). Penemuan antibiotic yang berfungsi membunuh berbagai macam mikroorganisme dan juga transplantasi berbagai macam organ vital yang ada di dalam tubuh manusia.

    3. Sumber Industri
      Dapat dilakukan dengan memanfaatkan proses fermentasi dan bioteknologi oleh mikroorganisme dan pengembangan teknologi hasil pangan. Seperti,
      • Pembuatan tempe dari kedelai oleh bakteri Rhizopus sp.
      • Pembuatan tape dari singkong atau ketan oleh Saccharomyces cereviceae.
    Nimba Ilmu
    Tempat Belajar Bersama Paling Asyik

    Postingan Terkait

    Posting Komentar